Arsip Kertha Wisesa · Perguruan & Pembinaan
Guru, Pengurus, Pelatih & Wasit-Juri
Catatan lintas generasi tentang orang-orang yang membina perguruan, menyusun organisasi, melatih pesilat, memimpin pertandingan, dan menyelenggarakan kejuaraan. Semua jabatan di bawah ini mengikuti tahun sumber, bukan daftar pengurus aktif saat ini.
Pengurus, koordinator pelatih, dan kader utama era dokumentasi 1985
Lampiran daftar informan buku Pencak Silat Daerah Bali (Depdikbud, 1985) memuat empat nama dari Kertha Wisesa berikut. Tahun penerbitan buku tidak otomatis berarti mereka mulai atau berhenti menjabat pada 1985.
Sumber primer: Depdikbud, Pencak Silat Daerah Bali (1985), Lampiran “Daftar Informan”, hlm. 94–95.
Jenjang kader, pengujian, dan legitimasi pengajar
Buku Depdikbud 1985 (hlm. 38) mendokumentasikan lima tingkat pendidikan dengan identitas sabuk atau pakaian yang berbeda. Ini adalah sistem historis saat penelitian dilakukan, bukan otomatis standar kenaikan tingkat yang masih berlaku saat ini. Kedudukan Swawira digambarkan sebagai tokoh utama yang dibantu para kader dalam pengajaran dan pembinaan anggota.
Catatan: penobatan Sabuk Hitam di ranting pada 2021–2022 tidak otomatis dapat disamakan dengan status Kader Utama menurut tata tingkat 1985 tanpa dokumen kurikulum mutakhir.
Buku tersebut menyebut sekitar 300 kader tersebar di Bali, termasuk sekitar 10 perempuan, dalam uraian sejarahnya. Angka ini merupakan catatan historis di buku 1985, bukan statistik anggota atau pengajar Kertha Wisesa sekarang.
Jejak pendidikan pelatih dan kepengurusan DPC Badung
Dalam profil calon legislatif yang disajikan NusaBali dari data pencalonan KPU, I Putu Agus Adiarta, S.T. mencantumkan pelatihan Pelatih Madya PPS Kertha Wisesa Badung pada 2006 (nomor sertifikat yang dilaporkan 01/DPP/10-CB/VII/2006), penataran pelatih, wasit dan juri oleh IPSI Badung pada 2010, dan riwayat sebagai Ketua DPC Kertha Wisesa Badung 2019–2023.
Data tersebut merupakan riwayat yang dilaporkan dalam profil pencalonan; sertifikat fisik maupun SK kepengurusan belum diperiksa independen. Mengikuti penataran wasit-juri tidak membuktikan pernah bertugas sebagai juri suatu kejuaraan.
Panitia dan sekretariat Wali Kota Cup III
Penyelenggaraan 4–6 November 2016 di GOR Ngurah Rai melibatkan sekitar 500 atlet dari 13 ranting, mencakup kategori tanding dan seni. Publikasi menyebut nama penanggung jawab acara dan sekretariat cabang secara eksplisit.
Sumber: Bali Portal News · 4 November 2016.
Panitia Wali Kota Cup IV dan pembinaan ranting
Publikasi Bali Ekbis menyebut sekitar 350 atlet dari 20 ranting dalam Wali Kota Cup 2018. Angka menunjukkan luasnya jaringan pembinaan, bukan jumlah anggota perguruan secara keseluruhan.
Sumber: Bali Ekbis · Wali Kota Cup 2018 · ANTARA Bali · Wali Kota Cup 26 Oktober 2018. Laporan ANTARA membantu memastikan tanggal kejuaraan; Bali Ekbis memiliki ketidakkonsistenan penyebutan bulan.
Dari I Ketut Sudikerta ke A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra
Berita Musda 1 Mei 2018 mencatat I Ketut Sudikerta sebagai ketua wilayah Bali sebelumnya, digantikan oleh A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi). Publikasi menerangkan kepengurusan terdahulu telah berakhir pada 2017, tetapi forum pemilihan baru berlangsung pada 2018. Masa bakti pengganti tidak konsisten dalam berita: ada yang menulis 2017–2022 dan ada yang menulis 2018–2023; arsip ini tidak menetapkan satu versi tanpa SK.
Sumber: Bali Ekbis · Musda 1 Mei 2018 · Bali Ekbis · pengurus wilayah 27 Mei 2018.
Tim sembilan sesepuh dan rancangan buku dasar jurus
Rapat Kerja Daerah di Hotel Inna Bali Heritage, Denpasar, pada 20 Desember 2018 membahas standardisasi jurus untuk pembinaan antarranting, pengembangan pelatih dan wasit, kenaikan tingkat, serta penguatan kembali unsur kerohanian. Rakerda menyepakati rencana pembentukan tim perumus beranggotakan sembilan sesepuh untuk kriteria Guru Besar dan Dewan Guru; I Gusti Puspa Negara disebut sebagai ketua tim tersebut.
Usulan penyusunan buku dasar jurus PPS Kertha Wisesa adalah petunjuk arsip yang penting, tetapi laporan Rakerda tidak membuktikan buku tersebut akhirnya dicetak atau telah berlaku sebagai standar resmi.
Sumber: Bali Tribune · 21 Desember 2018 · Bali Ekbis · Rakerda I 2018.
SK kepengurusan baru dan konsolidasi DPD
Publikasi bertanggal 8 Maret 2020 mencatat A.A. Ngurah Gede Widiada sebagai Ketua Umum DPD Kertha Wisesa Wilayah Bali untuk periode 2020–2024, dengan I Nyoman Mertha sebagai Ketua Harian. Acara penyerahan penyempurnaan SK berlangsung di Puri Peguyangan, Denpasar. Putu Sambi disebut sebagai sesepuh yang hadir, tanpa penjelasan jabatan struktural.
Berita itu tidak menjelaskan secara rinci proses transisi dari hasil Musda 2018 menuju kepengurusan 2020, sehingga kronologi pergantian jabatan belum bisa dilengkapi tanpa surat keputusan.
Sumber: Kabarnusa · 8 Maret 2020.
Jejak sekretariat DPP dan pembinaan pusat
Laporan audiensi DPP Kertha Wisesa kepada Gubernur Bali pada 13 Agustus 2020 menyebut Nyoman Selamat sebagai Sekretaris DPP, bersama Ketua DPP I Ketut Widiana Karya, Ketua DPD Bali A.A. Ngurah Gde Widiada, Ketua Harian Nyoman Merta, dan Dewan Guru Made Arka. Pada publikasi audiensi Februari 2021, jabatan Sekretaris Umum justru dicatat atas nama I Nyoman Alit Suartana. Kedua sumber mendokumentasikan tanggal dan sebutan jabatan berbeda; arsip ini tidak menebak tanggal pergantian atau menyamakan nama mereka.
Sumber: Media Pelangi · 14 Agustus 2020 · Pemprov Bali · 2 Februari 2021.
Guru, dewan pendekar, dan kepengurusan pusat
Pada audiensi Pemerintah Provinsi Bali Februari 2021, nama-nama pengurus dan Dewan Guru tercantum. Pada 17 September 2021 dilaporkan pengukuhan Guru Besar serta Dewan Pendekar di padepokan pusat.
Sumber: Pemprov Bali · Audiensi Februari 2021 · Kabarnusa · Pengukuhan 17 September 2021.
Penobatan Maha Guru secara anumerta dan pengukuhan dewan
Pada prosesi di Padepokan Pusat, media mencatat I Made Regog Gunung dan I Nyoman Bedeg dinobatkan sebagai Maha Guru secara anumerta (keduanya telah wafat). Pada acara yang sama I Ketut Yutamana Slamet dikukuhkan sebagai Guru Besar, I Ketut Rochineng sebagai Ketua Dewan Pendekar Kerohanian Pusat, dan A.A. Putu Oka Budatama sebagai Ketua Dewan Pendekar Pusat. Berita menyebut ini sebagai pengukuhan tahun 2021, bukan bukti bahwa pangkat yang sama telah disandang tokoh-tokoh itu pada masa hidupnya.
Kenaikan Sabuk Hitam dan pembinaan ranting
Peringatan ulang tahun ke-16 Ranting Yamuna pada 26 Desember 2021 disertai upacara kenaikan tingkat Sabuk Hitam bagi 86 pesilat, menurut Mata Dewata. Pada peringatan ulang tahun ke-17 tanggal 17 Desember 2022, KabarBaliHits kembali melaporkan upacara kenaikan tingkat Sabuk Hitam, kali ini tanpa jumlah peserta dan nama individu. Keduanya menunjukkan aktivitas pengukuhan tingkat di ranting, bukan daftar hasil ujian lengkap atau bukti sertifikat setiap peserta.
Dalam publikasi 2022, Ketua Ranting Komang Merta juga memaparkan pembinaan atlet dan kegiatan sosial. Sejumlah capaian kejuaraan yang dikemukakan pengurus adalah kesaksian organisasi yang masih perlu diperiksa melalui hasil pertandingan resmi sebelum ditambahkan sebagai perolehan medali individual.
Sumber: Mata Dewata · 26 Desember 2021 · KabarBaliHits · 18 Desember 2022.
Pelatih cabang dan sesepuh pendekar Karangasem
Berita pelepasan kontingen Karangasem pada 30 Agustus 2022 di Puri Agung Peguyangan secara eksplisit menyebut I Nyoman Sedana sebagai pelatih PPS Kertha Wisesa Cabang Karangasem dan Komang Tanaya sebagai sesepuh Dewan Pendekar Cabang Karangasem. Pada berita yang sama, Putu Wirana disebut pengurus cabang. Rencana tryout ialah kejuaraan Baraduta Champion, Jakarta, 2–4 September 2022.
Isi berita menyebut 36 atlet dan 7 ofisial, sedangkan judulnya menulis “38 atlet”; angka rinci diperlakukan sebagai keterangan narasumber, dan keikutsertaan maupun hasil akhirnya belum dibuktikan dengan daftar resmi pertandingan.
Sumber: Berita Fajar Timur · 30 Agustus 2022.
Nama-nama guru, pelatih dan wasit-juri yang dicatat Pemkab Badung
Rilis Pemerintah Kabupaten Badung mengenai penutupan Kejurda VII pada 3 Desember 2023 menyebut jabatan berikut secara eksplisit. Ini adalah titik awal arsip tenaga teknis pertandingan.
Musda wilayah, regenerasi, dan panitia
Musyawarah Daerah PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali berlangsung di Hotel Grand Santhi, Denpasar. Agus Agung Satria Wibowo secara eksplisit disebut sebagai Ketua Panitia Musda. Berita lain mencatat I Putu Ari Purnawan terpilih sebagai ketua DPD Wilayah Bali; masa bakti 2024–2029 dipertegas dalam laporan pelantikan berikutnya. Tidak boleh disimpulkan bahwa seluruh struktur pengurus baru dikukuhkan di hari Musda itu.
Sumber: KabarBaliHits · Musda Juli 2024 · ATNews · ketua terpilih.
Penataran pelatih dan wasit-juri: 61 peserta
DPD Kertha Wisesa Bali menyelenggarakan penataran di Wantilan Pura Dalem Kahyangan Badung pada 22 Desember 2024, menjelang Kejurda VIII. Total 61 orang dilaporkan mengikuti penataran untuk tingkatan madya dan utama. Jumlah ini adalah gabungan peserta pelatih dan wasit-juri, bukan daftar 61 juri pertandingan yang telah tersertifikasi.
Sumber: Bali Politika · 23 Desember 2024.
Struktur DPC Karangasem masa bakti 2024–2029
Pengurus dilantik 10 November 2024 di Gegelang, Manggis, Karangasem oleh Ketua DPD Bali I Putu Ari Purnawan.
Sumber: Pos Bali · 11 November 2024 · Bali Politika · DPP/DPD Desember 2024.
Panitia dan skala pertandingan modern
Kejurda VIII, 26–27 Desember 2024 di GOR Debes, Tabanan: 393 atlet dan 90 ofisial dari sembilan kabupaten/kota. Kejurda IX, 26–28 Desember 2025 di GOR Gunung Agung, Karangasem, diberitakan melibatkan sekitar 500 atlet dari sembilan kabupaten/kota.
Sumber: Warta Bali · Kejurda VIII 2024 · Bali Politika · Kejurda IX 2025.
Enam wakil Kertha Wisesa dalam penataran Tabanan
IPSI Kabupaten Tabanan menyelenggarakan penataran pelatih dan wasit-juri lintas perguruan pada 25–27 November 2025 di GOR Debes. Sebanyak 6 peserta disebut berasal dari Kertha Wisesa, dari 40 peserta seluruh perguruan. Nama individual belum tercantum; jangan diasumsikan semuanya ditunjuk sebagai juri atau sudah memperoleh lisensi.
Sumber: BaliTopNews · 26 November 2025.
Dokumen yang masih dicari
Daftar nama wasit dan juri yang bertugas pada setiap pertandingan, bukan hanya hadir; surat keputusan penugasan, hasil ujian penataran dan sertifikasi, daftar pemegang sabuk/guru beserta tahun pengukuhan, daftar panitia tiap kejurda, kepengurusan 1980–2010, dan nama pelatih/pembina setiap ranting.
Seorang juri IPSI belum tentu mewakili Kertha Wisesa; peserta penataran belum tentu menjadi juri; dan suatu nama dalam publikasi lama tidak otomatis berarti jabatan aktif pada 2026.
Arsip mandiri berbasis rujukan publik, bukan struktur organisasi resmi terkini. Informasi dapat dikoreksi jika ditemukan SK, piagam, jadwal tugas juri, atau dokumentasi yang lebih kuat.
Lihat jaringan padepokan, cabang & ranting → Lihat atlet dan prestasi →