Biografi Tokoh · Arsip Berjalan
I Made Regog Gunung
Pekak Gunung · Bapak Gunung · Pendiri awal ESTI / tokoh awal PPS Kertha Wisesa
Jejak yang sudah dapat diverifikasi
Publikasi Pemerintah Provinsi Bali mencatat keberadaan perguruan sejak 1940 dan menyebut I Made Regog alias Bapak Gunung dari Banjar Celagi Gendong, Denpasar, sebagai pendiri. Nama awal perguruan dicatat sebagai ESTI / Eka Sentosa Stiti sebelum berganti menjadi PPS Kertha Wisesa pada 1973.
Sumber sejarah perjuangan rakyat Badung mencatat I Made Regog dari Celagi Gendong pernah ditangkap di Banyuwangi, dibawa kembali ke Denpasar, ditahan dan disiksa. Setelah keluar dari tahanan, ia memimpin pemuda dalam organisasi Pencak Silat Celagigendong dan mengikuti pertemuan-pertemuan rahasia di Kerobokan.
Kajian sejarah politik Bali oleh Geoffrey Robinson juga menyebut Made Regog sebagai pendiri ESSTI, yang mula-mula berkembang di Badung lalu menyebar ke Tabanan, Gianyar dan Karangasem. Sumber itu menyebut Made Regog bekerja dengan Yama Butai, organisasi intelijen Jepang, dan latihan pencak silat ESSTI berorientasi pada penguatan energi spiritual dan kekuatan fisik. Keterangan ini bersumber dari wawancara 1986 dengan Bp. Meganada dan Wayan Rana, yang dicatat sebagai Sekretaris Jenderal ESSTI.
Peran revolusi 1946
Kajian sejarah I Ketut Ardhana mencatat pembentukan Markas Penyelidik Umum (MPU) di Denpasar di bawah pimpinan I Made Regog, sementara Markas Besar Badung dipimpin Ida Bagus Tantra. Catatan ini memperluas peran Regog dari pembinaan pencak silat ke jaringan penyelidikan/intelijen perjuangan Badung.
Sumber yang dikutip ANTARA dari Kepala Mada LVRI Bali juga menempatkan Made Regog dalam rapat pejuang di sawah Banjar Pagutan, Padangsambian pada 8 April 1946. Rapat tersebut memutuskan penyerangan tangsi NICA di Denpasar pada 11 April 1946, termasuk Kayumas, Satriya, dan Lapangan Terbang Tuban.
Lapisan tanggal pendirian
Publikasi Pemprov Bali menyebut jejak Kertha Wisesa sudah ada sejak 1940, kajian akademik menempatkan ESSTI dalam aktivitas masa pendudukan Jepang, sedangkan Pembina Yayasan Kertha Wisesa I Made Arka pada 2024 menyebut 2 Oktober 1950 sebagai tanggal pendirian resmi ESSTI dan 16 Mei 1973 sebagai tanggal perubahan menjadi Kertha Wisesa. Arsip ini memperlakukan tanggal-tanggal tersebut sebagai fase sejarah yang berbeda sampai dokumen pendirian asli ditemukan.
Masalah nama dalam sumber 1985
Buku pemerintah Pencak Silat Daerah Bali (1985) tidak memakai nama Made Regog pada bagian sejarah awal Kertha Wisesa. Buku tersebut menulis “Bapak Raka” sebagai tokoh berdirinya perguruan dan pada bagian lain “Pak Raka Gunung” sebagai guru utama yang mengembangkan aliran Cimande di Bali. Sampai bukti tambahan ditemukan, arsip ini tidak menyamakan nama tersebut dengan Pekak Gunung.
Jangan tertukar dengan I Made Regog dari Belaluan
Pencarian nama “I Made Regog” juga banyak menghasilkan tokoh karawitan dari Banjar Belaluan, ayah maestro I Wayan Beratha. Tokoh seni itu terdokumentasi lahir sekitar 1900 di Belaluan dan merupakan figur berbeda. Arsip Kertha Wisesa berfokus pada I Made Regog / Bapak Gunung dari Celagi Gendong.
Tradisi perguruan yang masih ditelusuri
Literatur akademik kemudian merekam tradisi internal bahwa Made Regog pernah belajar pencak silat dan kebatinan di Jawa Barat. Bagian ini belum dianggap sebagai fakta primer sampai ditemukan dokumen sezaman, nama guru, atau bukti arsip yang menguatkannya.
Arsip keluarga
Keluarga menyimpan foto Pekak Gunung dalam seragam dengan beberapa tanda jasa di dada. Versi yang tampil pada halaman ini merupakan restorasi digital untuk keperluan visual. Tahun, lokasi pemotretan, jenis seragam dan identitas tanda jasa tetap harus diverifikasi dari foto asli dan arsip pendukung.